Layanan Pemberdayaan Anak

     Pencegahan pelecehan seksual menjadi salah satu masalah krusial pelanggaran hak anak di Indonesia saat ini. Itulah latar belakang Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) yang merancang Layanan Pemberdayaan Anak (CES Class) tiga tahun yang lalu (2014) sebagai salah satu program advokasi utama di sektor pendidikan yang berada di 17 Proyek Pengembangan Masyarakat (Community Development Projects / CDPs).

     Kelas CES dimulai pada bulan September 2015 oleh Pelatihan Guru yang bertujuan untuk mempersiapkan guru CES yang kompeten yang menguasai materi pencegahan pelecehan seksual anak. Guru CES berasal dari berbagai latar belakang, seperti guru sekolah, pemimpin masyarakat, relawan lokal, mahasiswa dan sebagainya. Selanjutnya program CES telah dikembangkan menjadi tiga modul yang berbeda untuk disesuaikan dan fokus kepada pesertanya, seperti CES untuk Anak Usia Dini (CfE) adalah kelas untuk anak di bawah usia 9 tahun, CES untuk Remaja (CfT) 11-18 tahun, dan CES untuk Orang Tua (CfP).

     Untuk anak usia 4-8 tahun yang rentan menjadi korban pelecehan seksual, kelas CES dirancang untuk memberdayakan diri dari pelecehan seksual dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka tentang bagian tubuh yang diperbolehkan disentuh oleh orang lain dan yang tidak diijinkan. Di kelas remaja, hasilnya mendidik mereka tentang kesehatan reproduksi seksual dan hak dengan merawat organ reproduksi, pencegahan HIV dan bahaya anak menikah. Bagi orang tua diharapkan orang tua menjadi teman baik untuk anak mereka dengan membagikan video yang menunjukkan bagaimana orang tua membantu anak yang ketagihan dengan porno.

Intervensi "INSPIRE" mencakup strategi:
1. Norma dan nilai yang mendekati Mengubah kepatuhan terhadap norma gender dan sosial yang membatasi dan membahayakan, program mobilisasi masyarakat, intervensi Bystander.
2. Lingkungan aman Mengurangi kekerasan dengan mengatasi "titik api" dengan Menginterupsi penyebaran kekerasan, Memperbaiki lingkungan binaan.
3. Dukungan orang tua dan pengasuh melalui kunjungan melalui rumah, disampaikan dalam kelompok-kelompok di lingkungan masyarakat, disampaikan melalui program yang komprehensif.
4. Pendidikan dan keterampilan hidup dengan Meningkatkan pendaftaran di sekolah pra-sekolah, sekolah dasar dan menengah Membentuk lingkungan sekolah yang aman dan memungkinkan, Meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang pelecehan seksual dan bagaimana melindungi diri mereka terhadap hal itu, Pelatihan keterampilan hidup dan keterampilan sosial, kekerasan dan pencegahan pasangan intim Remaja program.

     Perubahan setelah pelaksanaan operasi adalah pengetahuan dan keterampilan 3.811 anak-anak yang mengikuti Program CES telah meningkat secara signifikan karena mereka dapat mempraktikkan bagaimana bertindak saat terjadi pelecehan seksual. Di sisi lain, guru sekolah yang diikuti anak-anak mereka kelas CES sangat senang karena anak-anak mereka dapat mempelajari keterampilan untuk melindungi diri mereka dengan baik dari pelecehan seksual. Berdasarkan kondisi tersebut, akan menimbulkan banyak efek karena peran guru sekolah dalam mengajarkan materi CES ke kelas lain di sekolah. Bila lebih banyak anak belajar kelas CES, itu berarti juga lebih banyak orang tua mengetahui pencegahan pelecehan seksual anak, dan mungkin ini akan menjadi kesadaran besar untuk mencegah dan melawan pelecehan seksual anak yang menjadi salah satu masalah anak yang mendesak di Indonesia.

Contact Us

Close

Log in

Close