Gugah Nurani Indonesia adalah organisasi kemanusiaan non pemerintah yang bekerja sesuai pilar-pilar SDGs, terutama pada bidang yang berkenaan dengan hak-hak anak dan pemberdayaan masyarakat. Gugah Nurani Indonesia merupakan yayasan berbadan hukum di bawah Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor: AHU - 594.AH.01.04.Tahun 2009.

Gugah Nurani Indonesia dibentuk pertama kali pada tahun 2008 oleh Good Neighbors International, sebuah organisasi non pemerintah yang berdiri di Korea Selatan pada tahun 1991. Good Neighbors International bergerak dalam bidang kemanusiaan dan pembangunan dengan UN ECOSOC sebagai badan penasihat umum.

Sejarah Singkat

Good Neighbors International mulai bekerja di Indonesia ketika bencana tsunami melanda Sumatra, tepatnya di Aceh dan Sumatra Utara. Pada tanggal 11 Januari 2005, Good Neighbors mengirimkan total 64 dokter dan pekerja medis untuk memberikan dukungan medis kepada para korban tsunami di Aceh, khususnya Meulaboh dan Lhokseumawe. Pada Maret tahun 2005, Good Neighbors mulai menerapkan program Pembangunan Komunitas jangka panjang di Aceh Barat, yang meliputi:

1. 
 
Program Pelatihan Tenaga Kerja
2. 
 
Program Pengeboran Sumur di Sekolah dan Program Kebersihan
3. 
 
Memberikan dana bantuan sekolah untuk anak-anak miskin yang bekerja sama dengan Yayasan Cahaya Mitra.

Pada tahun 2006, Good Neighbors mendukung 200 anak-anak korban tsunami dengan memberikan dukungan dana sekolah. Kesehatan dan sanitasi juga merupakan fokus penting kami di tahun tersebut. Kami mengupayakan beberapa hal, seperti: memberdayakan sumber air bawah tanah dan menginstal tangki air sehingga air tanah tersebut siap digunakan, membangun toilet di 10 sekolah yang terkena dampak tsunami, dan menyelenggarakan pendidikan kesehatan dan sanitasi kepada sekitar 7,500 anak.

Pada tahun 2007, kami fokus pada perawatan fasilitas sanitasi yang telah disediakan di tahun sebelumnya, dan juga merampungkan program Pendidikan Kejuruan, yaitu:

1. 
 
250 peserta lulus dari Pelatihan Komputer
2. 
 
50 peserta lulus dari Pelatihan Keterampilan Elektronik
3. 
 
100 peserta lulus dari Pelatihan Bahasa Inggris dan Korea

Pada tahun 2008, Good Neighbors meluaskan daerah proyek ke Jakarta untuk lebih menjangkau anak-anak dan keluarga yang tinggal di komunitas kurang mampu. Sejalan dengan itu, Jakarta pun  ditetapkan sebagai Kantor Pusat kegiatan Good Neighbors di Indonesia. Pada tahun yang sama, kami juga membuka satu daerah proyek baru di Jakarta Utara, yaitu Rawa Badak Selatan, dengan mendukung 300 anak kurang mampu.

Untuk memudahkan kami dalam menjalankan berbagai program untuk masyarakat, maka dibentuklah  organisasi lokal dengan nama Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI). Hingga kini, Gugah Nurani Indonesia sudah memiliki 17 wilayah dampingan yang dikenal dengan istilah CDP (community development project) atau proyek pengembangan masyarakat di 10 propinsi di Indoensia.


Prioritas GNI di Indonesia

1. 
 
Bekerja untuk mencapai sanitasi yang baik, pemulihan gizi, kesehatan dan layanan kesehatan bagi anak-anak di daerah dukungan
2. 
 
Mempromosikan hak-hak anak dan melindungi mereka dari pelecehan dan cedera
3. 
 
Mempromosikan pendidikan dasar
4. 
 
Membantu keluarga-keluarga untuk meningkatkan pendapatan mereka
5. 
 
Mendukung orang-orang yang terkena dampak bencana alam, keadaan darurat, dan membantu komunitas dalam mengurangi kemiskinan

 

Fakta di Indonesia

1.  Nama  :   Negara Kesatuan Republik Indonesia
2.  Populasi :   230 juta (UN, 2009)
3.  Ibukota :   Jakarta
4.  Luas wilayah :   1.9 juta km kuadrat (742,308 mil kuadrat)
5.  Bahasa Resmi :   Bahasa Indonesia, 300 bahasa daerah
6.  Agama :   Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Konghuchu
7.  Angka harapan hidup :   68.26 tahun (pria), 73.38 tahun (wanita)(2009)
8.  Angka kematian bayi :   29.97 per 1,000 kelahiran hidup (2009)
9.  Angka kelahiran total :   2.31 anak lahir/wanita (2009)
10.  Angka Pengangguran :   9,1% (usia 15+)
11.  Angka Buta Huruf :   20.4% (usia 15+)
12.  Persentase jumlah orang yang tidak menggunakan sumber air yang baik :   20%
13.  Angka anak yang kekurangan berat badan :   28% (usia di bawah 5)
14.  Angka populasi yang hidup di bawah garis kemiskinan :   17.8% (2006)
15.  Ekspor Utama :   Minyak dan Gas, Tripleks, Tekstil, Karet, dan Kelapa Sawit
16.  PNB per kapita :   US$ 2,010 (World Bank, 2008)

Cat: Data statistik diambil dari Laporan Human Development UNDP, lihat  http://hdr.undp.org/statistics/data dan buku Worldfact CIA  http://www.cia.gov/cia/publications/factbook