Tips Aman Mengelola dan Menyimpan Makanan Bergizi

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

31 Oktober 2025

472 Views

Banyak makanan bergizi di sekitar kita yang bisa bantu tubuh tetap sehat dan bertenaga. Tapi kalau cara mengolah atau menyimpannya salah, gizinya bisa berkurang dan bahkan bisa menyebabkan keracunan.

Karena itu, penting untuk memahami cara mengelola dan menyimpannya dengan benar. Mulai dari pemilihan bahan, cara memasak, hingga penyimpanannya. 
Berikut adalah beberapa tips yang bisa diterapkan di rumah agar makanan bergizi tetap terjaga kandungan nutrisinya. 
 

5 Cara Mengelola Makanan Bergizi 

Supaya kandungan gizinya tetap terjaga, cara mengelola makanan juga perlu diperhatikan. Berikut lima langkah yang harus diperhatikan: 

1. Jaga Kebersihan Dapur dan Bahan Makanan
Langkah awal menjaga makanan tetap aman adalah memastikan semuanya bersih. Cuci tangan dengan sabun minimal 20 detik sebelum menyiapkan makanan. 
Selain itu, bersihkan peralatan dan area dapur, serta pastikan wadah penyimpanan bebas dari hama seperti lalat atau tikus. Jangan lupa, cuci semua bahan makanan sebelum diolah. 

2. Pisahkan Bahan Mentah dan Makanan Matang
Agar tidak tercampur bakteri, pisahkan bahan mentah seperti daging, ayam, ikan, dan telur dari makanan matang. Gunakan talenan, pisau, dan wadah yang berbeda untuk masing-masing jenis bahan. Cara sederhana ini bisa mencegah kontaminasi silang yang sering jadi penyebab keracunan makanan.

3. Pastikan Masakan Matang Sempurna
Masak makanan sampai benar-benar matang agar aman dikonsumsi. Setelah dikeluarkan dari kulkas, olah bahan maksimal dalam 2 jam supaya bakteri tidak berkembang.
Pastikan juga daging, ikan, dan unggas dimasak dengan suhu cukup tinggi hingga matang merata.

Berikut adalah beberapa cara memastikan masakan matang dengan sempurna:
-Memanggang atau mengoven masak dalam oven hingga kering atau kecokelatan.
-Membakar masak di atas bara api sampai kecokelatan dan berlapis kuning.
-Merebus pastikan masak dengan banyak air, bisa api besar untuk cepat mendidih,api sedang untuk santan atau sayur, atau api kecil untuk kaldu.
-Menyetup masak dengan sedikit air, bisa dengan cara mengentim, mengukus, atau steam cooking.
-Menumis bisa dengan menggunakan sedikit minyak atau margarin, masak hingga setengah matang lalu tambahkan sedikit air.

4. Simpan Makanan di Suhu yang Tepat
Cara menyimpan makanan juga berpengaruh pada kualitas dan keamanannya. Simpan bahan makanan di suhu di bawah 5°C atau di atas 60°C.  
Hindari membiarkan makanan matang terlalu lama di suhu ruang. Gunakan kulkas atau pendingin untuk makanan yang mudah rusak.

5. Gunakan Air dan Bahan yang Aman
Pilih bahan makanan yang masih segar dan layak konsumsi. Periksa kondisi bahan sebelum diolah, dan pastikan air yang digunakan sudah matang. Dengan bahan dan air yang bersih, kualitas gizi makanan pun tetap terjaga.
 

Proses Aman Siapkan Makanan di Rumah

Setiap langkah, mulai dari belanja sampai makanan tersaji di meja, punya peran penting untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan. Berikut adalah hal yang harus diperhatikan: 

1. Saat Berbelanja
Buat daftar belanja agar tidak membeli bahan yang tidak diperlukan. Cuci tangan sebelum dan sesudah berbelanja, serta bersihkan pegangan troli. 
Saat belanja, periksa izin edar, kondisi kemasan, dan tanggal kedaluwarsa sebelum memilih produk.

2. Menyimpan Bahan Pangan
Begitu sampai di rumah, simpan bahan makanan dengan cara yang tepat. Pisahkan bahan mentah dan matang dalam wadah bersih, serta simpan sesuai porsi masak agar lebih praktis. Di dalam kulkas, letakkan makanan matang di bagian atas untuk mencegah kontaminasi dari bahan mentah.

3. Mengolah Bahan Pangan
Cuci bersih sayur dan buah dengan air matang sebelum diolah. Jika daging atau ikan masih beku, cairkan terlebih dahulu di kulkas sampai mencapai suhu aman. Selalu periksa kembali tanggal kedaluwarsa bahan sebelum dimasak.

4. Menyajikan Makanan
Sebelum disajikan, pastikan makanan tertutup dan tetap bersih. Hindari membiarkan makanan di suhu ruang lebih dari empat jam agar kualitas dan keamanannya terjaga.

5. Mengangkut Makanan
Saat membawa atau mengirim makanan, gunakan wadah yang kuat, tertutup rapat, dan bersih. Untuk makanan beku atau dingin, simpan dalam cooler box supaya suhu tetap stabil dan makanan tetap layak konsumsi.

Itu adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan agar makanan bergizi bisa memberikan manfaat optimal untuk tubuh. Yuk, mulai perhatikan cara mengelola dan menyimpan makanan di rumah agar keluarga lebih sehat setiap hari.

Baca juga:

Pentingnya Konsumsi Air Bersih untuk Pencegahan Stunting
Gugah Nurani Indonesia Ajak Keluarga Tingkatkan Gizi Anak Lewat Pangan Lokal dalam Good Nutrition Day


Sumber:
Pedoman Pangan Jajanan Anak Sekolah untuk Pencapaian Gizi Seimbang, 2013, Direktorat Standarisasi Produk Pangan, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Badan Penagwas Obat dan Makanan Republik Indonesia
Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit, 2013, Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ayosehat.kemenkes.go.id/menghindari-keracunan-makanan-tips-keamanan-pangan-keluarga
Pict: Pexels.com 

Ditulis dan diedit oleh: Tim FD

Tags:

WhatsApp