Pelatihan Tata Rias Kecantikan: Upaya Yayasan Gugah Nurani Indonesia Manggarai Barat CDP dalam Pemberdayaan Orang Muda Berbasis Komunitas

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

24 Januari 2026

80 Views

Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi generasi muda, Yayasan Gugah Nurani Indonesia Manggarai Barat – Community Development Project (CDP) melaksanakan Pelatihan Tata Rias Kecantikan di BLK (Balai Latihan Kerja) Komunitas Karya Murni Labuan Bajo pada tanggal 4–16 Desember 2025. 

Kegiatan ini diikuti oleh 7 orang muda, dari wilayah dampingan GNI, yaitu Desa Pangga, Desa Golo Pua, dan Desa Kolang sebagai bagian dari upaya pengembangan kapasitas pemuda berbasis komunitas. Pelatihan berlangsung selama 12 hari efektif dengan metode pembelajaran yang menekankan praktik langsung.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala BLK Kabuapten Manggarai Barat. Dalam pembukaan kegiatan, Kepala BLK Manggarai Barat, Paskalis Lambut, menekankan pentingnya penguasaan keterampilan vokasional bagi masyarakat, khususnya orang muda, di wilayah Manggarai Barat. Hal ini merupakan strategi untuk mendukung peningkatan kualitas dan daya saing angkatan kerja lokal. 
 

Ciptakan Peluang Kerja untuk Orang Muda


Keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dinilai menjadi kunci dalam menciptakan peluang kerja dan usaha yang berkelanjutan. Para peserta mendapatkan pembekalan mulai dari pengenalan alat dan bahan tata rias, teknik dasar dan lanjutan make-up, hingga penerapan standar kebersihan, keselamatan, dan profesionalisme kerja. Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan keterampilan secara mandiri.

Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga memberikan penguatan pada aspek soft skills dan kewirausahaan, seperti disiplin kerja, kepercayaan diri, komunikasi dengan klien, serta pemahaman dasar tentang peluang usaha jasa tata rias. Pembekalan ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk mengembangkan usaha mandiri atau memanfaatkan keterampilan yang dimiliki sebagai sumber penghasilan.

Pelaksanaan pelatihan di BLK Komunitas Karya Murni Labuan Bajo mencerminkan pendekatan community development, di mana orang muda diposisikan sebagai subjek pembangunan. Kegiatan ini selaras dengan tujuan  Yayasan Gugah Nurani Indonesia dalam meningkatkan kapasitas anak dan orang muda melalui pendidikan, pengembangan keterampilan hidup (life skills), serta pemberdayaan ekonomi keluarga dan komunitas sebagai fondasi bagi masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan. 

Dengan melibatkan peserta dari wilayah dampingan, program ini diharapkan mampu memperluas akses keterampilan, mengurangi kerentanan ekonomi, serta meningkatkan peran aktif kaum muda dalam pembangunan komunitas.
 

Pelatihan yang Membawa Nilai Inklusif

Hal yang menarik dari pelatihan ini adalah kehadiran Ibu Paskalina sebagai fasilitator pelatihan. Ibu Paskalina merupakan penyandang disabilitas Tuna Rungu yang memiliki kompetensi profesional serta pengalaman usaha di bidang tata rias kecantikan. 

Kehadirannya tidak hanya memberikan transfer keterampilan teknis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para peserta bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya, berusaha, dan berdaya secara ekonomi. Pembekalan ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk mengembangkan usaha mandiri atau memanfaatkan keterampilan yang dimiliki sebagai sumber penghasilan.
 

Apreasiasi Pemerintah Daerah

Kegiatan ini ditutup dengan resmi oleh Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Manggarai Barat pada tanggal 16 Desember 2025. Pada penutupan kegiatan pelatihan ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Kabupaten Manggarai Barat, Ibu Theresia Primadona Asmon, menekankan pentingnya kepercayaan diri para peserta dalam menjawab dan memanfaatkan peluang usaha di bidang tata rias kecantikan. 

Menurutnya, keterampilan yang dimiliki harus diiringi dengan keberanian untuk memulai, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar agar dapat berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan. Di samping itu, Ibu Kadis juga mendorong para peserta untuk memulai praktik dan kegiatan usaha dari rumah, lingkungan, dan masyarakat sekitar, sehingga keterampilan yang diperoleh dapat terus diasah, berkembang, dan menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman.

Secara umum baik Ibu Kadis maupun Kepala BLK Manggarai Barat, memberikan apresiasi atas langkah nyata Yayasan Gugah Nurani Indonesia dalam mendukung peningkatan keterampilan anak-anak dan orang muda di wilayah Manggarai Barat serta kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan kewirausahaan kaum muda di daerah tersebut.

Ke depan, hasil dari pelatihan ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan individu peserta, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi komunitas secara berkelanjutan. Pelatihan Tata Rias Kecantikan ini menjadi langkah strategis dalam membangun youth yang berdaya, mandiri, dan siap berkontribusi bagi lingkungannya.
 

Tags:

WhatsApp