Cita-cita Mulia Maulana Menjadi Guru untuk Menebar Manfaat

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

24 November 2025

252 Views

Guru merupakan pekerjaan yang memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa. Di tengah perkembangan dunia yang semakin modern, mirisnya semakin sedikit anak muda yang memilih untuk menjadi guru. Pekerjaan di bidang teknologi digital lebih banyak digandrungi dewasa ini. 

Dalam kondisi tersebut, salah satu anak muda dari Kabupaten Bogor, justru tak goyah dan memantabkan diri untuk terus mengejar cita-citanya sejak kecil, yaitu menjadi seorang guru. Anak muda tersebut adalah Asep Maulana. Biasa akrab dipanggil Maulana.
 

Perjalanan Prestasi Maulana di Masa Sekolah


Maulana merupakan lulusan anak sponsor Gugah Nurani Indonesia. Ia menjadi anak Sponsor Sejak SD hingga lulus SMA. Maulana merupakan sosok anak yang aktif dan pintar. Sejak kecil ia sudah aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan olahraga mulai dari badminton hingga sepak bola. Tak hanya menjadi hobi, ia juga sering mengikuti berbagai kompetisi. Bahkan hingga saat ini, Maulana masih aktif mengikuti kegiatan di Sekolah Sepak Bola. 

Tak hanya di bidang olahraga, Maulana juga berprestasi dalam bidang akademik. Ia sempat memenangkan lomba cerdas cermas saat kelas 4 SD "Saya juara 2" ucapnya sambil tersenyum bangga. "Saya banyak dibantu oleh GNI secara material maupun emosional, dulu pernah di pertengahan semester kehabisan alat-alat sekolah, untungnya GNI datang memberi dukungan material alat sekolah seperti buku dan pensil".

Dukungan yang ia dapat dari GNI dan lingkungannya membawanya untuk terus menggapai cita-citanya. Sejak kecil Maulana sudah memiliki cita-cita yang mulia, yakni menjadi seorang guru.  "Dari SD, dari kecil saya mau jadi guru dan cita-cita saya jadi dosen", jelasnya. 
 

Perjalanan Menjadi Guru

Maulana memiliki semangat belajar yang tinggi, modal besar untuk menjadi seorang guru. Bahkan, semangatnya untuk belajar membawanya menimba ilmu hingga ke Jawa Timur, "Setelah lulus SMA saya mondok satu tahun di Jawa Timur, dari situ saya pertama punya pengalaman mengajar". Menjadi guru berarti mendedikasikan waktunya untuk terus menimba ilmu, semangatnya untuk menebarkan ilmu pun harus tinggi. Semua hal ini tergambar dari antusias Maulana selama menceritakan perjalanan dan cita-citanya. 

Langkah demi langkah, Maulana menggapai cita-citanya, kini Maulana sedang menempuh pendidikan di universitas dan mengambil Jurusan Pendidikan Agama. Di samping menjadi mahasiswa dan aktif berolahraga, Maulana juga bekerja sebagai pengajar membantu para guru di SD tempatnya bersekolah dulu. 

Cita-citanya menjadi guru perlahan tergapai dan Ia semakin dekat dengan cita-citanya menjadi Dosen. Maulana juga mengungkapkan alasannya ingin menjadi seorang guru, yakni ia ingin bermanfaat bagi orang lain. Maulana juga membagikan salah satu kutipan favoritnya "Sebaik baiknya manusia adalah yang bisa bermanfaat bagi yang lainnya". Kutipan inilah yang menjadi motivasinya untuk terus melanjutkan jalannya. 

Baca Juga:

Dari Kursi Sekolah ke Mesin Kopi: Perjalanan Anak Sponsor Menjadi Profesional

Dari Putus Sekolah Menjadi Wirausaha: Cerita Salfa Tumbuhkan Mimpi-mimpinya Kembali dari Akses Pelatihan


Ditulis dan diedit oleh: Tim F&CD

Tags:

WhatsApp