Serah Terima Fasilitas E-classroom: Hasil Kerjasama POSCO International, PT ARC, Community Chest of Korea, dan GNI di Balikpapan
By Gugah Nurani Indonesia
15 September 2025
415 Views
Di tengah perkembangan digital yang tak terelakkan, penggunaan dan pemanfaatan teknologi digital pun menjadi semakin masif. Penggunaan teknologi digital ini dapat mempermudah kehidupan sehari-hari, bahkan dapat mendukung proses pembelajaran.
Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran dapat meningkatkan akses belajar, kreativitas murid, dan efektivitas pembelajaran. Terkhusus untuk sekolah kejuruan. Namun, Di Indonesia pemerataan akses teknologi digital masih sangat kurang, sehingga pembelajaran digital belum banyak diterapkan.
Adanya hal ini, POSCO International bersama PT ARC (Agpa Refinery Complex ), Community Chest of Korea, dan GNI (Gugah Nurani Indonesia) membuka akses pembelajaran digital melalui Proyek Transformasi E-Classroom. Proyek ini juga bergerak bersama Kementerian Pendidikan Balikpapan, Kalimantan Timur untuk pembuatan ruang e-learning untuk SMK Negeri 6 dan SMA Negeri 9 Balikpapan.
Handover Ruang Kelas Digital
Proyek ini dimulai dari pertengahan 2024 lalu. Pada 21 Agustus 2025, proses handover atau serah terima dilakukan dari POSCO International, PT ARC, Community Chest of Korea, dan GNI ke SMK Negeri 6 dan SMA Negeri 9 Balikpapan.
Serah terima berlangsung di dua sekolah yang dihadiri oleh Presiden Direktur PT ARC Kim Sang-Real, Ketua Good Neighbors Indonesia Matilda Buisan, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim, Kantor Aset Provinsi, Kementerian Pendidikan di Balikpapan, kepala sekolah, serta sekitar 60 pejabat pendidikan lokal.
Proyek Transformasi E-Classroom
Selain pembangunan dua ruang kelas digital, proyek ini juga meliputi pelatihan guru berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), penyediaan perangkat e-learning seperti laptop dan perangkat lainnya, hingga pengembangan konten pembelajaran. Sekitar 1.000 siswa ditargetkan bisa menikmati fasilitas baru ini.
Pembangunan di kedua sekolah dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing sekolah. SMK Negeri 6 dilengkapi perangkat laptop berstandar desain grafis, sementara SMA Negeri 9 memperoleh fasilitas studio digital untuk pembuatan video pembelajaran dan podcast. Agar pemanfaatan optimal, guru dari kedua sekolah juga mendapatkan pelatihan literasi digital dan adaptasi teknologi kecerdasan buatan
“Ruang kelas e-learning ini akan menjadi batu loncatan bagi pemuda Balikpapan untuk tumbuh sebagai talenta global dengan keterampilan digital yang kuat. POSCO International dan PT ARC akan terus mempraktikkan manajemen ESG sejalan dengan komunitas lokal,” ujar Kim Sang-Real.
Program ini tak hanya memberikan bantuan fasilitas, tapi membuka akses dan peluang jangka panjang anak-anak untuk berkembang dengan optimal. Sehingga, dapat menyambut masa depan yang lebih cerah.
Adanya ruang kelas berbasis digital ini, kami berharap Balikpapan dapat menjadi contoh pengembangan pendidikan berbasis teknologi di Kalimantan Timur.
Baca Juga:
Pentingnya Konsumsi Air Bersih untuk Pencegahan Stunting
Gugah Nurani Indonesia Ajak 22 Anak Sponsor dari 11 Daerah Kumpul Untuk Rayakan Hari Anak Nasional di Surabaya
Ditulis dan diedit oleh: Tim FD
ID
EN