Gugah Nurani Indonesia Ajak 22 Anak Sponsor dari 11 Daerah Kumpul Untuk Rayakan Hari Anak Nasional di Surabaya
By Gugah Nurani Indonesia
4 September 2025
395 Views
Dalam merayakan Hari Anak Nasional, Gugah Nurani Indonesia melakukan serangkaian acara sejak Juli 2025 lalu. Di awali dari charity event Run & Rise 2025, perayaan Hari Anak Nasional di Lombok hingga selebrasi Hari Anak Nasional di Jeneponto. Pada 21-22 Agustus 2025 kemarin, Gugah Nurani Indonesia melanjutkan rangkaian acara Hari Anak Nasional di Surabaya.
Berbeda dari rangkaian acara sebelumnya, kini Gugah Nurani Indonesia (GNI) mengajak 22 anak sponsor GNI serta perwakilan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dari 11 daerah—Padang, Medan, Jakarta, Sukabumi, Bogor, Surabaya, Yogyakarta, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Jeneponto, dan Enrekang— berkumpul di Surabaya merayakan Hari Anak Nasional untuk menyamakan komitmen bersama.
Perayaan Puncak Hari Anak Surabaya
Pada 21 Agustus 2025, 22 anak dan 11 OPD ikut serta dalam perayaan puncak Hari Anak Nasional di Tugu Pahlawan Surabaya bersama 800 anak Surabaya. Pada kegiatan ini anak-anak diajak bermain dan berinteraksi bersama-sama. Mulai dari main permainaan tradisional, permainan kelompok, hingga senam bersama.
Belajar dan Bermain di Museum Surabaya
Setelah mengikuti Perayaan Puncak Hari Anak Nasional Surabaya, 22 anak sponsor GNI diajak belajar sambil bermain di Museum Surabaya yang terletak di Gedung Siola. Melalui exhibition yang interaktif anak-anak belajar sejarah Surabaya dari masa kolonial hingga modern. Anak-anak sangat antusias belajar bersama-sama dan mengeksplorasi Museum Surabaya.
Tanamkan Peduli Lingkungan bersama Tunas Hijau
Dengan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Sehat, Bertanggung Jawab, dan Peduli dengan Lingkungan yang Aman dan Nyaman”, di hari pertama anak-anak sponsor GNI mengikuti Green Science Class bersama teman-teman Tunas Hijau dan Forum Anak Surabaya di Alun-alun Kota Surabaya.
Pada acara ini, Tunas Hijau mengajak para peserta untuk mengenal eco-enzym dan mempraktikan cara pembuatan eco-enzym di rumah dengan mudah. Anak-anak dibagi secara berkelompok untuk membuat eco-enzym bersama-sama.
Mengekspresikan Rasa Aman dan Nyaman Melalui Prakarya
Di hari kedua, pada 22 Agutus 2025, untuk mengetahui tentang rasa aman. GNI mengajak anak-anak sponsor untuk berbagi cerita dan mengeskpresikan rasa aman bagi mereka melalui sebuah prakarya. Kegiatan ini dilangsungkan di ruang terbuka yang nyaman, yaitu Taman Apsari.
Anak-anak menuliskan beberapa hal yang membuat mereka merasa aman. Di antaranya ada yang menulis “dukungan keluarga”, “teman yang baik”, “lingkungan yang bersih”, “pelukan mama”, “saat dapat support dari banyak orang”, “punya teman cerita” dan “lingkungan yang tenang”. Pada kegiatan ini GNI mendorong anak-anak untuk menyuarakan pendapat mereka melalui kreativitas.
Pertemuan Organisasi Pemerintah Daerah
Selain mengumpulkan 22 anak dari 11 daerah untuk saling berbagi cerita dan pengalaman, di hari kedua GNI mengundang 11 perwakilan OPD di daerah dampingan GNI untuk berdiskusi bersama di Kantor DP3A Surabaya. Pada pertemuan ini terdapat sesi sharing dari setiap daerah mengenai masalah dan program pemenuhan hak anak yang telah dilakukan.
Adanya kegiatan ini harapannya dapat menjadi tempat tukar pandangan dan belajar mengenai implementasi pemenuhan hak anak dari tiap daerah. Salah satunya penerapan Kampanye Kota Ramah Anak yang telah dilakukan oleh Surabaya yang dapat menjadi contoh daerah lain untuk memulainya.
Seminar Talk Show
Rangkaian Acara Hari Anak Nasional Surabaya GNI diakhiri dengan Seminar Talk Show bertajuk “Ruang Aksi Pemerhati Peduli Anak Nusantara: Mewujudkan Generasi Sehat, Bertanggung jawab, dan Peduli dengan Lingkungan yang Aman dan Nyaman.
Kegiatan berlangsung di Graha Sawunggaling - Lantai 6 Kantor Pemerintah Kota Surabaya dengan 3 sesi diskusi interaktif. Pada acara ini anak-anak Sponsor GNI juga menunjukkan bakatnya dalam berpuisi dan bernyanyi dengan membawakan identitas daerahnya masing-masing.
Berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, media, pendidik, komunitas pemerhati anak, hingga anak-anak dan keluarga. Seperti Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Forum Genre Kota Surabaya, Forum Anak kota Surabaya, Dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Acara ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memastikan pemenuhan hak anak di Indonesia.
Baca Juga:
Kenali 7 Tanda Anak yang Tidak Mendapatkan Hak Dasarnya
Rayakan Hari Anak dengan Memberi Ruang Berkreasi dan Bersuara di Jeneponto
Ditulis dan diedit oleh: Tim FD
ID
EN