Kenali 7 Tanda Anak yang Tidak Mendapatkan Hak Dasarnya

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

23 Juli 2025

268 Views

Kualitas hidup anak-anak di masa depan ditentukan oleh masa pertumbuhan dan perkembangan mereka sejak kecil. Namun, sayangnya tidak semua anak mendapatkan haknya secara utuh. 

Realitanya masih banyak anak yang hidup dalam kondisi kurang aman, kurang kasih sayang, atau bahkan mengalami kekerasan dan pengabaian. Kondisi ini sering luput dari perhatian karena anak tidak selalu menunjukkan rasa ‘kekurangannya’ tersebut. 

Kenali Pentingnya Hak Dasar Anak 

Mengutip dari UNICEF, ada empat pilar utama hak anak yang tercantum dalam Convention on the Rights of the Child atau Konvensi hak anak sebagai berikut: 
  1. Hak untuk hidup
  2. Hak untuk tumbuh dan berkembang
  3. Hak untuk mendapatkan perlindungan
  4. Hak untuk berpartisipasi

Sedangkan menurut Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, terdapat setidaknya 5 hak anak yang harus dipenuhi: 
  1. Identitas diri
  2. Kesehatan dan pendidikan
  3. Pengasuhan dari orang tua
  4. Perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi
  5. Kebebasan berekspresi sesuai usia

7 Tanda Anak Tidak Mendapatkan Haknya 

 
7 tanda anak tidak mendapatkan hak dasarnya


Sering tidak disadari, berikut adalah 7 tanda anak yang tidak mendapatkan haknya yang bisa diwaspadai: 
  1. Menarik Diri atau Tampak Tanpa Emosi
  2. Takut Ketika Disentuh atau Dirawat
  3. Berperilaku Tidak Sesuai Usia
  4. Menghindari Orang atau Tempat Tertentu
  5. Memiliki Rasa Percaya Diri yang Sangat Rendah
  6. Sering Sakit Tanpa Alasan Medis yang Jelas
  7. Perubahan Drastis dalam Pola Makan
 

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua dan Lingkungan Sekitar?

Orang tua dan lingkungan sekitar memegang peranan penting dalam memastikan hak-hak anak terpenuhi. Menurut UNICEF, langkah awal yang bisa dilakukan adalah membangun komunikasi terbuka dengan anak, menciptakan rasa aman, dan mendampingi mereka dalam aktivitas sehari-hari, termasuk di ruang digital. 

Selain itu, edukasi kepada orang dewasa mengenai tanda-tanda pengabaian atau kekerasan juga penting agar mereka dapat bertindak cepat dan tepat. 

Harvard Kennedy School menekankan bahwa keterlibatan komunitas seperti guru, tetangga, dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk membangun sistem perlindungan anak yang kolaboratif dan berkelanjutan.
 

Waktunya Lebih Peka untuk Masa Depan Anak

Ayo kenali dan tanggapi setiap tanda jika anak tidak mendapatkan haknya. Terkadang, sinyal yang mereka tunjukkan tidak terlihat jadi terabaikan, padahal sinyal atau tanda tersebut bisa jadi langkah awal untuk satu tindakan. 

Kini waktunya untuk lebih peduli dan hadir untuk anak-anak. Dengan begitu, kita turut menciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih. Anak-anak pun bahagia karena terpenuhi setiap haknya. 

Baca Juga:

Sepasang Sepatu Baru untuk Langkah Meraih Impian
Pentingnya PAUD sebagai Pillar Utama Masa Depan Anak


Diedit dan ditulis oleh: Tim FD

Sumber:
YouthVillages
UNICEF
Child Protection: Building Community

Tags:

WhatsApp