Promosi Peduli Lingkungan di Medan Belawan melalui Plogging

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

18 November 2025

305 Views

Dalam upaya mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dan mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan, acara plogging atau jogging sambil memungut sampah diselenggarakan pada 12 November 2025. Gugah Nurani Indonesia Community Development Project (CPD) Medan Belawan menyelenggarakan kegiatan ini bersama dengan Korea Financial Industry Foundation, dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopicam). 
 

Kegiatan Plogging untuk Promosi Peduli Lingkungan


Titik awal plogging berawal di Kantor Bank Sampah Berkah di Jalan Riau, Kelurahan Belawan II dan berakhir di Kantor Camat Medan Belawan. Terdapat sekitar 30 peserta mengikuti aksi plogging ini. Sepanjang rute para peserta mengenakan kaos putih serempak berjalan mengumpulkan sampah sambil membawa poster promosi menjaga kebersihan. 

Pada awal kegiatan Direktur Eksekutif Korea Financial Industry Foundation, WonSuh Choo, salah satu donor Gugah Nurani Indonesia dari Korea menyampaikan apresiasi kepada pengurus Bank Sampah Berkah. 

“Saya sangat terkesan dengan ibu-ibu pengurus Bank Sampah Berkah. Terima kasih karena sudah terlibat aktif dalam program pengelolaan sampah. Semoga kegiatan hari ini membawa keberuntungan dan manfaat bagi kita semua,” ujarnya, saat memulai plogging.

Bank Sampah Berkah Belawan merupakan salah satu bank sampah binaan Gugah Nurani Indonesia, selama kehadirannya bank sampah ini sudah menyebarkan manfaat bagi masyarakat Belawan. 
 

Apresiasi Terhadap Mitra Bank Sampah


Tak hanya promosikan kepedulian dan kebersihan lingkungan, saat kegiatan, peserta mengunjungi empat toko kelontong mitra Bank Sampah Berkah yang aktif mengelola sampah secara mandiri. Salah satu pemilik toko yang dikunjungi pada aksi plogging adalah Ibu Jamila. Selama 9 tahun Ibu Jamila sudah menjadi mitra Bank Sampah Berkah.  

“Sampah toko kami dijemput seminggu sekali, ditimbang, lalu hasilnya masuk ke rekening. Dari situ bisa dapat sekitar 300 ribu per minggu. Daripada dibuang percuma, kan lebih baik dijual ke Bank Sampah Berkah,” ujar Ibu Jamila saat menceritakan tentang manfaat ekonomi yang ia dapat selama mengumpulkan sampah dan bermitra dengan bank sampah. 

Selain Ibu Jamila, Ibu Wulan Tri Lestari, pemilik Toko Naura, juga melantunkan pendapat yang sama. Ibu Wulan baru saja bergabung selama 3 bulan tetapi ia sudah merasakan banyak manfaat. “Selain membantu kelestarian lingkungan, hasil sampah juga bisa langsung diuangkan. Sekitar 80-90 kilogram sampah per minggu bisa menghasilkan seratus ribu rupiah,” tuturnya.

Keempat toko yang dikunjungi mendapatkan penghargaan sebagai toko mitra Bank Sampah Berkah yang aktif mendukung program daur ulang dari Gugah Nurani Indonesia (GNI). Hal ini merupakan tanda apresiasi GNI terhadap masyarakat yang ikut berkontribusi aktif. 
 

Pasar Murah ketika Sampah menjadi Sembako

Setelah kegiatan plogging, peserta bisa mengikuti acara “Pasar Murah Sampah Jadi Sembako” yang diadakan di titik akhir rute, yaitu halaman Kantor Camat Medan Belawan. Selain peserta plogging, masyarakat umum dapat mengikuti kegiatan ini. Masyarakat terlihat antusias menukarkan sampah yang mereka bawa mulai dari botol plastik, kertas, dan karton dengan sembako. 

Anwar Suhut, Manajer GNI CDP Medan Belawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari kampanye Zero Waste dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan sampah.

“Kami ingin menyampaikan bahwa sampah bukan masalah semata, tapi peluang ekonomi. Melalui Bank Sampah Berkah, masyarakat bisa menukar sampah menjadi rupiah dalam bentuk saldo di rekening, bisa beli sembako, bahkan bisa jadi modal usaha dan biaya pendidikan anak,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, harapannya masyarakat bisa semakin peduli dengan lingkungan dan memahami bahwa sampah bisa memberi manfaat serta meningkatkan kesejahteraan. Sehingga, semakin banyak masyarakat yang bisa menerapkan pengelolaan sampah yang baik. 

Baca Juga:

Tekad Jajaran PEMDA Kabupaten Kulon Progo untuk Meningkatkan Kabupaten Layak Anak
Hyundai dan GNI Resmikan Fasilitas Produksi Pelet Plastik di Hyundai Wanajaya Waste Recycling Center, Dorong Ekonomi Sirkular di Kabupaten Bekasi

ditulis dan diedit oleh: Tim F&CD
 

Tags:

WhatsApp