Perjalanan Alif dari Anak Sponsor Menjadi Pengusaha Angkringan

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

26 February 2026

90 Views

Alif Miftah adalah pemuda berusia 21 tahun dengan jiwa usaha yang begitu kuat. Dalam sosoknya yang terlihat hangat, keinginannya untuk dapat hidup mandiri juga sangat besar. Bila ditarik dan dilihat kembali dari muara ke sumbernya, keinginannya ini tertanam dalam motivasi dan dukungan yang ia dapat sejak ia kecil. 
 

Bantuan yang Berarti

Ia mengenang suatu dukungan yang ia rasakan sangat berarti baginya. Ia pernah menerima mobil-mobilan plastik kecil yang dikirim oleh “kakak sponsor” Gugah Nurani Indonesia (GNI). Sejak ia kecil, ia menyimpan baik-baik mobil tersebut hingga saat ini. Mainan itu lebih dari sekadar hiburan, ia jadi saksi betapa besar dukungan yang ia dapat. Tak hanya mendapat bantuan materiil, tetapi juga perhatian hangat yang terasa seperti pelukan ibu di masa kecilnya.

Alif merupakan anak sponsor GNI sejak 2011, saat itu ia masih duduk di bangku SD. Ia mendapatkan banyak bantuan sejak saat itu hingga ia berusia 18 tahun dan lulus dari program anak sponsor GNI pada 2022. 

Sejak menjadi anak sponsor, GNI tak pernah absen mengecek kesehatannya, mengirim semangat lewat paket dari sponsor, dan menemani langkah kecilnya. Bantuan yang diberikan beragam, mulai dari bantuan alat sekolah hingga bantuan penunjang gizi seperti susu. Ia merasa tidak sendiri karena ada yang peduli terhadap tumbuh kembangnya. “GNI sudah seperti orang tua kedua saya, mereka sangat mempedulikan saya”. Dukungan-dukungan yang ia dapat ini memupuk semangat dan motivasi baginya. 
 

Dukungan Menuju Kemandirian


Ketika catatan “anak sponsor” resmi berakhir tahun 2022, Alif mengira semua itu akan berhenti. Namun, seperti keluarga yang setia, GNI tetap memberikan dampingan untuk membantu Alif menuju kemandirian. Salah satu dukungan yang ia dapatkan adalah pelatihan komputer perkantoran yang membuka wawasan baru baginya, Alif jadi lebih percaya diri menyongsong masa depan.

Tak hanya itu, melihat potensi dan minat Alif, GNI juga turut mendukung jiwa kewirausahaannya. Alif mendapatkan dampingan untuk membuka usaha yang ia inginkan. GNI juga memberikan modal usaha berupa gerobak beserta modal bahan makanan untuk membuka usaha angkringan. Hari ini, Alif meracik nasi kucing di warung angkringannya sambil ditemani ibunya. Setiap tumpukan plastik nasi yang ia lipat, ia ingat kembali tangan-tangan baik yang pernah menyentuh hidupnya. 

Di sela-sela jam buka, ia menyisihkan waktu jadi relawan GNI, berbagi cerita dan tawa dengan anak-anak yang dulu persis seperti dirinya, dengan harapan menanam bibit keberanian dan impian besar, seperti yang dulu ditanamkan pada dirinya.


Baca juga:

Dukungan Ibu di Balik Panggung Pentas

Teman adalah Terapi, Mendengar untuk Mengubah Hidup



Ditulis dan Diedit oleh:  Fundraising and Communication Dept. Team

 

Tags:

WhatsApp