Putus Rantai Krisis Air di Sekaro melalui Program Air Bersih dan Run dan Rise 2026

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

22 July 2026

1 Views

Pernahkah kamu membayangkan sedang mandi atau cuci piring, lalu kran air tiba-tiba berhenti memancarkan? Atau harus menjatah pengeluaran air sehari-hari, hingga urusan sanitasi mendasar pun menjadi kekhawatiran yang tak kunjung usai?

Bagi sebagian besar dari kita, air bersih mungkin tinggal memutar kran. Namun bagi warga Padukuhan Sekaro, Kalurahan Giripurwo, DI Yogyakarta, krisis air bersih adalah realitas pahit yang harus mereka jalani setiap hari.

Lebih dari 50 rumah di wilayah ini terjebak dalam siklus krisis air yang menjerat fisik dan finansial mereka.

Terjebak dalam Siklus Kerusakan dan Biaya Tinggi

Selama ini, urat nadi kehidupan warga Sekaro bergantung pada sumur bor hibah yang dibangun sejak tahun 2021. Namun, infrastruktur tersebut kerap bermasalah.

Sumur bor telah mengalami 3 kali kerusakan berat. Celakanya, setiap kali rusak, biaya perbaikan yang dibutuhkan mencapai Rp26 juta, sebuah angka yang mustahil dipenuhi secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Masalah tidak berhenti di situ. Puncaknya pada tahun 2025, debit air dari sumur bor tersebut mulai surut drastis.

Ketika musim kemarau tiba, pemandangan memilukan selalu terulang. Warga, termasuk para lansia dan anak-anak, harus bertaruh tenaga melintasi medan yang curam dan sulit, baik berjalan kaki maupun mengendarai sepeda motor, hanya demi membawa pulang beberapa liter air bersih.

"Ada lebih dari 200 jiwa yang terdampak. Meski dalam keterbatasan air bersih, anak-anak di Sekaro tetap semangat belajar dan tersenyum setiap hari. Namun, sampai kapan mereka harus bertahan dalam kondisi seperti ini?"

Solusi Permanen, Bukan Sekadar Bantuan Sesaat

Membantu Sekaro tidak bisa lagi menggunakan solusi jangka pendek seperti pengiriman tangki air (water trucking), yang manfaatnya langsung habis dalam hitungan hari. Kita perlu memutus beban finansial warga selamanya.

Gugah Nurani Indonesia ingin mengajak kamu untuk membangun infrastruktur permanen: Jaringan pipa baru sepanjang minimal 2 kilometer. Pipa ini akan mengalirkan air
segar secara langsung dari sumber mata air alami menuju bak penampungan utama dan sampai ke rumah-rumah warga.

Dampak yang Akan Tercipta: 200 jiwa lebih mendapatkan akses air bersih yang berkelanjutan.


Waktunya Bergerak: Jadilah Bagian dari Perubahan di Run & Rise 2026

Krisis ini bisa kita selesaikan bersama. Langkah nyata untuk mengalirkan air ke Sekaro kini ada di tangan kita. Pada bulan Agustus 2026, event charity run Run & Rise 2026 akan digelar.

Seluruh hasil penggalangan dana dari acara ini akan dialokasikan langsung untuk pembangunan jaringan pipa air bersih di Padukuhan Sekaro.

Tak hanya di Yogyakarta, langkah lari kita juga akan membantu mengalirkan air bersih ke pelosok desa di NTT serta beberapa wilayah lainnya di Indonesia.

Bagaimana Kita Bisa Membantu?
  • Lari Bersama di Run & Rise 2026: Jadikan setiap langkah lari kita sebagai harapan baru bagi warga Sekaro.
  • Ajak Kerabat: Bagikan cerita ini dan ajak keluarga, teman, serta komunitas kita untuk ikut mendaftar.
  • Berdonasi: Dukung pembangunan infrastruktur air bersih ini agar target perbaikan dapat segera tercapai.
Mari bersama-sama kita putus rantai kekeringan di Padukuhan Sekaro. Air bersih adalah hak setiap anak dan keluarga. Jadi bagian dari perubahan sekarang dan alirkan kebaikan hingga ke pelosok negeri!

Ditulis oleh: Fundraising and Communications Dept.  
Diedit oleh: Fundraising and Communications Dept.
WhatsApp