Selebrasi Hari Anak Nasional 2025 di Lombok Utara untuk Masa Depan Anak yang Lebih Baik

thumb-1
thumb

By Gugah Nurani Indonesia

12 Agustus 2025

345 Views

Setiap tahun 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Pada tanggal 23 Juli 2025, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara bersama dengan Gugah Nurani Indonesia, Classroom of Hope, Lembaga Perlindungan Anak, dan Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara menggelar perayaan Hari Anak Nasional 2025 ini di Lapangan Tanjung. 

Tahun ini Perayaan Hari Anak Nasional mengusung tema “Anak Kuat, Indonesia Maju”. Perayaan ini juga semakin meriah karena bersamaan dengan momen Hari Ulang Tahun ke-17 Kabupaten Lombok Utara. Tak hanya perayaan biasa, acara ini merupakan wadah bersama untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam pemenuhan dan perlindungan hak anak. 
 

Kegiatan Edukatif yang Menggugah Inspirasi di Hari Anak Nasional

 
lompa produk daur ulang


Dalam selebrasi HAN 2025, berbagai kegiatan digelar pada acara ini dimana anak-anak terlibat aktif di dalamnya. Tak hanya anak, acara ini juga melibatkan orang tua, instansi pemerintah, dan masyarakat. 

Lomba Anak
 
Lomba mewarnai


Sebagai wadah kreativitas, HAN 2025 Lombok Utara mengadakan berbagai macam lomba, mulai dari lomba mewarnai untuk anak TK/PAUD, Lomba pembuatan produk daur ulang, hingga Lomba story telling. Selain itu, untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan dan menurunkan angka pernikahan dini, terdapat Lomba Video Kampanye yang bertemakan “Jaga lingkungan” dan “Stop pernikahan dini. 

Penanaman Literasi Dini
 
Penanaman Literasi Dini


Di samping lomba untuk tumbuhkan kreativitas, ada pula kegiatan membaca buku. Wakil Bupati (Bunda Literasi) membacakan buku cerita pada para peserta. Setiap cerita memiliki nilai dan pesan moralnya, begitupun dalam kegiatan ini, Wakil Bupati menyampaikan pesan-pesan penting tentang bagaimana anak dapat melindungi diri sendiri sejak usia dini.

Mochammad Wahyu Dharmawan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menegaskan pentingnya budaya membaca.
“Masa depan tidak akan terwujud tanpa membaca. Orang tua harus peduli bacaan anak-anaknya, termasuk memilihkan bahan bacaan yang baik,” ujarnya.

Diskusi Parenting
 
Diskusi parenting


Berbicara mengenai Hak-hak anak dan pertumbuhan anak sangat  berkaitan erat dengan parenting. Oleh karena itu, pada perayaan HAN Lombok Utara diadakan juga diskusi parenting untuk orang tua. Diskusi ini memiliki tema “Pentingnya Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak” untuk meningkatkan kapasitas orang tua sebagai garda terdepan perlindungan anak. 

Pelayanan On the Spot
 
pelayanan masyarakat


Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lombok Utara juga menghadirkan berbagai layanan langsung pada kegiatan ini, seperti Pemeriksaan kesehatan gratis, pengukuran antropometri, pemberian TTD bagi remaja, pemeriksaan gigi dari Dinas Kesehatan dan pembuatan akta lahir serta dokumen kependudukan dari Dinas Dukcapil. 

Tak hanya itu, terdapat juga penyediaan informasi program sosial dari Dinas Sosial, pojok baca & literasi digital oleh Perpustakaan Daerah, konseling keluarga & demo masak sehat untuk cegah stunting dari Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, konsultasi pendidikan dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, pameran produk daur ulang & sekolah adiwiyara dari Dinas Lingkungan Hidup, hingga konsultasi hukum terkait kekerasan pada perempuan dan anak dari Lembaga Perlindungan Anak. 
 

Kolaborasi untuk Anak Indonesia

Seperti disebutkan sebelumnya kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan komitmen masyarakat dan seluruh stakeholder dalam pemenuhan hak anak. Kolaborasi ini tak hanay berjalan pada hari anak saja, kolaborator yang tergabung pada hari ini juga berkomitmen untuk terus bergandengan tangan untuk pemenuhan hak anak Indonesia. 

Salah satu perwakilan dari Classroom of Hope Rachael Conroy selaku Program manager, mengungkapkan kebanggannya atas antusias anak-anak dan orang tua. 
“Kami bersama Gugah Nurani Indonesia menjalankan program peningkatan kemampuan guru Bahasa Inggris, pengelolaan sampah, dan pencegahan pernikahan dini. Kami berharap program ini bisa berlanjut 5–10 tahun ke depan,” ungkapnya.
 

Misi di Balik Peringatan Hari Anak Nasional 2025

Melalui Perayaan Hari Anak Nasional 2025 ini, terdapat suatu misi dan tujuan untuk ciptakan masa depan yang lebih baik untuk anak-anak Indonesia. Harapannya melalui acara ini kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan hak anak bisa meningkat, ruang tumbuh yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang untuk anak akan semakin banyak tercipta. 

Dengan semangat kolaborasi, acara ini menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia yang kuat dimulai dari anak-anak yang terlindungi, sehat, dan berdaya.

Tags:

WhatsApp