Pendidikan Kesehatan

 

Kegiatan ini merupakan kegiatan regular di setiap proyek dukungan Gugah Nurani Indonesia. Beberapa daerah mengadakan 2 kali pemberian dalam seminggu dan beberapa mengadakan 1 kali dalam  seminggu. Adapun tujuan diadakannya program ini adalah agar anak-anak memperoleh hak mereka untuk bertumbuh dengan normal dan baik melalui pemenuhan kebutuhan gizi mereka. Oleh karenanya, GNI mengadakan suatu program untuk mendukung anak-anak yang belum mendapatkan gizi sebagaimana mestinya ini dengan menyediakan kebutuhan mereka melalui pengadaan makanan bernutrisi, seperti: susu, jus buah, bubur kacang hijau, dll. Namun yang terjadi pada kenyataannya adalah masih banyak anak-anak yang berada dalam fase tersebut, tetapi tidak mendapatkan pemenuhan gizi yang cukup. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Beberapa diantaranya adalah keterbatasan pendapatan orang tua, kurang mengertinya orang tua akan pentingnya gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, dan masih banyak lagi.

Untuk itu, GNI bekerjasama dengan Departemen Kesehatan kelurahan/ kecamatan setempat, mengadakan penyuluhan tentang sanitasi dan kesehatan bagi masyarakat di daerah-daerah dukungan. Melalui hal ini, kami berharap untuk dapat membangkitkan kesadaran masyarakat tentang arti penting sanitasi dan kesehatan, serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Di Medan CDP, pendidikan ini diberikan kepada anak setingkat SMP. Anak-anak di komunitas proyek ini kurang peduli dengan sanitasi pribadi dan lingkungan mereka. Hal ini disebabkan oleh keadaan keluarga yang memaksa para orang tua untuk selalu bekerja sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk mengajari para anggota keluarga tentang kebersihan dan sanitasi.

Program pendidikan sanitasi ini diadakan regular, yaitu sekali dalam sebulan, yang dikhususkan bagi para pelajar SMP yang sudah menginjak usia remaja. Pada satu jam pertama, setiap anak akan mendapatkan penyuluhan tentang sanitasi yang berbeda tiap bulannya berupa kebersihan tubuh, tangan, kuku dan rambut serta penyakit kulit. Setiap anak yang hadir akan mendapatkan paket kesehatan sesuai dengan pokok pembahasan yang diperoleh. Pada satu jam berikutnya, setiap anak juga wajib berpartisipasi dalam prakarya pekerjaan tangan yang bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas mereka, seperti: kartu ucapan dari karton dan biji-bijian, pembatas buku bergambar, magnet hiasan kulkas, gelang tangan dari botol minuman plastik, dll.

 
Pemeriksaan Kesehatan
 

Di Medan CDP, program ini diadakan di Pelataran Parkir Puskesmas. 300 anak yang disponsori oleh GNI mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum secara gratis. Tiga orang dokter umum yang dibantu oleh tiga orang perawat melakukan pemeriksaan kulit, telinga, mulut dan tenggorokan secara bergilir kepada setiap anak.

Pemeriksaan kesehatan terhadap anak-anak ini dilakukan sebagai upaya untuk memantau keadaan kesehatan anak-anak dukungan secara regular, yaitu setiap 6 bulan. Hal ini dilakukan karena terdapat banyak anak-anak yang didukung berada dalam usia perkembangan, namun jarang sekali bahkan tidak pernah mendapatkan pemeriksaan kesehatan, karena berbagai alasan. Dalam pelaksanaannya, kami bekerjasama dengan dokter-dokter dari PUSKESMAS ataupun Rumah Sakit terdekat dengan komunitas tersebut.

GNI juga menyediakan obat-obatan generik sesuai petunjuk para dokter bagi setiap anak yang memerlukannya setelah melewati pemeriksaan. Mereka juga akan diukur tinggi dan berat badan setelahnya. Pada dasarnya, program ini juga berhubungan dengan Program Feeding yang dilakukan secara regular setiap minggunya untuk mengetahui dampak nyata dari pemberian nutrisi secara regular terhadap perkembangan kesehatan dan pertumbuhan anak.

Pengadaan Gerobak Sampah
 

Di Rawa Badak CDP, pengelolaan sampah rumah tangga merupakan masalah pelik. Lokasi rumah warga jauh dari tempat pembuangan sampah sementara, sehingga mereka hanya meletakkan atau membuang sampah di sebuah lahan kosong yang dekat dengan permukiman warga. Hal ini  tentunya, selain memberikan pemandangan yang kurang baik, juga mendatangkan penyakit bagi warga yang tinggal di lingkungan sekitar. Oleh karenanya, GNI bekerjasama dengan ketua RW dan para ketua RT mencoba mencari jalan keluar dari permasalahan ini. Maka, selain memberikan pendidikan kesehatan tentang sanitasi pribadi dan lingkungan kepada warga, Gugah Nurani Indonesia juga menyediakan Gerobak Sampah, yang berguna untuk memfasilitasi warga dalam membuang sampah ke tempat pembuangan sampah sementara. Tiap 1 unit gerobak sampah diserahkan kepada 2 RT, yang mana mereka bertanggung jawab untuk menjalankan gerobak sampah ini ke rumah-rumah warga, sehingga memudahkan warga dalam membuang sampah dan menghindarkan warga membuang sampah secara sembarangan. Harapan kami adalah agar terwujud lingkungan Rawa Badak yang bersih, asri, dan ramah lingkungan. Sehingga seluruh anggota komunitas, termasuk anak-anak dapat hidup dengan bahagia.

Kebersihan dan kesehatan menjadi salah satu masalah utama di seluruh daerah dukungan GNI. Untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup bersih dan sehat, maka mereka perlu diberikan pendidikan tentang hal tersebut sebagai modal dalam penerapan di kehidupan sehari-hari.